Cerita dewasa, Cerita pemerkosaan, Cerita Mesum, Cerita ngentot, foto hot, foto sex, prediksi togel , prediksi togel jitu, totoprediksi

Rabu, 22 November 2017

Mahasiswi Gila Seks

Cersexindo -  Aku dan temanku Rommy adalah mahasiswa di sebuah kampus swasta di Jakarta.kebanyakan mahasiswa di kampus kami adalah perempuan,karena kampus kami mengkhususkan di jurusan ilmu komunikasi.sudah menjadi pemandangan sehari-hari kami melihat gadis-gadis belia berpakaian sexy lalu lalang di kampus.Rommy sendiri suka ‘kegatelan’ ngedeketin cewe2 sexy di kantin,lengkap dengan rayuan gombalnya.sedangkan aku suka membayangkan melakukan hal2 ‘panas’ dgn gadis2 tsb, kebetulan di kelas. kami hanya kami berdua mahasiswa yg pria,sedangkan sisanya adalah wanita.ada 3 wanita yang cukup cantik dan sexy di kelas kami,sebut saja Pina,Indri,dan Anita(masing2 berumur19-20 thn).Aku dan Rommy cukup akrab dgn mereka bertiga,karena mereka agak berbeda dgn gadis2 yg biasa kami temui.mereka memberi tanggapan positif jika Rommy bicara dan bercanda ttg hal2 nyerempet sex di depan mereka.kadang mereka hanya tertawa,atau kadang mereka senyum2 saja.


suatu ketika entah ada angin apa,Rommy memiliki sebuah ide gila yaitu membuat film panas dengan 3 gadis tersebut di sebuah vila pada malam tahun baru.kontan aku kaget mendengarnya.mulanya aku pikir ia hanya bercanda,tp sepertinya dia serius.ini terbukti saat aku melihat Rommy membujuk Pina,Indri,dan Anita menginap di vilanya di puncak untuk merayakan tahun baru bersama.mulanya Rommy gagal,tetapi dgn akal bulus dan rayuan2 gombalnya,akhirnya ketiga gadis itu mengiyakan.tidak lupa Rommy mengajak aku.Belakangan penisku suka tegang melulu klo ketemu Pina,sudah begitu lamanya aku dan Pina sering saling tatap mata tanpa sepatah katapun,jadi tentu saja tak kulewatkan kesempatan ini.gelora cintaku yang tak tertahankan pada Pina membuatku meminta pada Rommy agar pada malam tahun baru nanti Pina eksklusif untukku saja,dan supaya adil akupun berjanji tidak akan coba2 menjamah Indri dan Anita pada malam itu.
Akhirnya hari yg dinanti-nantikan pun tiba.Aku dan Rommy membawa handycam masing2.lalu kami pergi naik mobil menjemput Pina,Indri,dan Anita.Pina seperti heran melihat kami bawa handycam.”Itu handycam mau dipake buat apa?”,tanya Pina.”Kami hanya ingin mengabadikan pesta tahun baru kita nanti,tp Rommy ngotot mau bawa handycam sendiri.”,ujarku pada Pina.Aku sempet deg2an waktu ditanyain begitu sama Pina,tp untung saja ia percaya.kamipun pergi berlima ke sebuah vila di puncak.setelah tiba di sana,kami berlagak alim seperti biasanya agar gadis2 tsb tidak curiga.sengaja kami biarkan mereka tidur nyenyak malam itu,sementara kami menyusun siasat sebelum tidur.
malam tahun baru pun tiba pd esok harinya.kamipun siap menggelar pesta setelah seharian jalan2 keluar dari vila.sambil menunggu tahun datang kami makan2,pertanda dimulainya operasi.aku dan Rommy menyuguhi minuman (yg sebelumnya telah diberi obat perangsang) pada Pina,Indri,dan Anita.merekapun minum tanpa curiga,malah mereka sempat minum bir segala.aku dan Rommy pun was-was menunggu efek obat bekerja.
sekitar 10 menit kemudian,efek obatpun mulai bekerja.ketiga gadis itu terlihat mulai berkeringat dan gelisah,bahkan mereka malah jd bersikap manja.akupun segera melancarkan aksi.kubawa Pina ke sebuah kamar di lantai atas.sejenak kupandangi kecantikan gadis itu,sikap manja gadis itu membuat nafsu birahiku meluap-luap.dgn segera aku meletakkan handycamku pd posisi yg pas dan tersembunyi.tanpa babibu lagi,kucium bibir Pina yang merah merona itu,sambil
tanganku menjamah-jamah bagian2 tubuhnya.Pina sempat berontak,tetapi krn aku terus memaksa iapun hanya bisa pasrah saja.”Kamu ini apa-apaan sih??”,tukas Pina padaku.”Maafkan aku sayang,tapi ini adalah bukti cintaku padamu.”,ujarku.Kupepetkan tubuh Pina ke dinding,lalu kulumat kembali bibirnya dengan agresif.
Aku mulai menciumi tubuh Pina,hmm wangi tubuhnya akan membuat pria manapun ingin menyetubuhinya.kuselipkan tanganku ke dalam kaos dan celana jeans Pina,seraya aku mulai menjamah payudara dan memeknya.Memek tsb sudah hangat dan basah krn pengaruh obat perangsang tadi,lalu kumasukkan jari telunjukku secara perlahan pd lubang vaginanya.”Ah..ah..ah”,itulah desahan Pina saat aku menjamah memek dan payudaranya.Kemudian dengan perlahan aku mulai memeloroti pakaian Pina,mulai dari celana jeansnya,kaos,bh,dan celana dalam.Pina pun sudah telanjang bulat,terlihat payudaranya yang tidak terlalu besar tp cukup sexy untuk gadis sepertinya.
Kuletakkan dia di tempat tidur,lalu aku membuka celana dan mulai menggesekkan penisku pada memek Pina.Pina mulai mengerang-ngerang karena kegelian.Kupandangi memek Pina yg basah tsb dari dekat,lalu kujilat dengan lidahku.”Ah..ah…enak,terus2?,u jar Pina.”Kalo dedeku udah masuk memekmu dijamin jauh lebih enak deh.”,kataku pada Pina.Pina hanya tersenyum manis mendengar perkataanku.
Tanpa menunggu lagi aku mulai mencoba menancapkan penisku pada memek Pina.sebagaimana gadis perawan,memek Pina masih sangat sempit sehingga aku sempat kesulitan.pelumas yg ada sudah mulai mengering,sehingga aku terpaksa melakukan foreplay kombinasi(ngelumat bibir Pina sambil tangan kiri ngejamah puting dadanya dan telunjuk tangan kanan berulang kali masuk lubang vaginanya).saat memeknya mulai basah,kembali kutancapkan penisku.masih sulit masuk juga,tp setelah sedikit memaksa akhirnya bisa juga,walaupun akibatnya memek Pina jadi lecet & membuat Pina sempat menangis kesakitan.”Pelan2 donk mas,sakit nih.”,tukas Pina sambil ngeringis kesakitan.”Maaf sayang,tadi aku telalu semangat.Bentaran juga ilang kok sakitnya & brubah jadi nikmat,he he he.Siap ya??”,jawabku.
Aku mulai menggenjot penisku secara cepat,membuat Pina mengerang-ngerang sakit dan nikmat sekaligus dengan hebatnya. Pina pun mulai berteriak kencang krn aksiku,melihat itu aku bereaksi dengan mencium bibirnya dan kamipun saling melumat bibir.lumayan untuk menghentikan teriakannya.genjotan penisku semakin cepat dan Pina mulai mendesah-desah dlm kenikmatan.”Terus,terus mas,jgn berenti,enak bgt nih,ahhh…..”,ujar Pina.tangan Pina mulai menjambak rambutku,membuatku makin bersemangat.akhirnya aku mencapai puncak dan tanpa terasa spermaku sudah menyembur ke dalam memek Pina,hangat2 rasanya menurut Pina.Kami berdua saling berpelukan di ranjang dengan mesra,sambil kubisikkan rayuan2 gombal pd Pina.”klo aku hamil nanti mas harus tanggung jawab yah??”,tukas Pina.”jangankan tanggung jawab,klo jd suami kamu sih aku juga mau kok.”,ujarku pada Pina.
Pina hanya tersenyum manis mendengar perkataanku.krn penasaran dgn apa yg dilakukan Rommy skrng,aku pun bangun meninggalkan Pina di kamar utk mengintip Rommy.Aku melihat Anita sudah berbaring lemas diranjang,sementara Indri sedang menghisap penis Rommy dgn mulutnya.Lalu Rommy menyodok memek Indri dgn penisnya,membuat Indri mengerang dgn hebatnya.”Hebat juga Rommy,udah ngegarap si Anita masih kuat aja ngegarap si Indri.”,ujarku dalam hati.melihat itu live show tsb membuatku kembali bergairah,lalu dgn segera aku kembali pada Pina.”Dimana Indri ama Anita,mas??”,tanya Pina padaku.”Oo mereka lagi ngelayanin Rommy tuh.”,tukasku.



spontan Pina terlihat takut,berpikir bahwa Rommy akan menggarapnya nanti.”Tenang aja sayang,malam ini kamu hanya milikku seorang.Ga akan kubiarkan Rommy menyentuhmu.”,kataku pada Pina.Kusuruh Pina bangun dr ranjang dan berdiri,lalu kupeluk dia dari belakang,seraya penisku menjelajah memeknya kembali.Kugenjot penisku sehingga pantat Pina bergerak naik turun,sementara tangan kiriku menopang tubuhnya dan tangan kananku mengelus rambut panjangnya yang hitam lembut.Tak lupa aku mencium dan mencupang leher dan tubuhnya.Pina sudah berkeringat dan menggeliat seperti cacing kepanasan saja.Spermaku kembali tersembur ke dalam memeknya.Kami lakukan semua itu selama kurang lebih 1 jam,lalu kamipun terbaring di ranjang krn kelelahan.Sejenak kami saling tatap mata tanpa sepatah katapun,lalu kami pun saling tersenyum.Sebelum tidur,tdk lupa aku mematikan handycam yg dr td merekam adegan seksku dgn Pina.Tak terasa malam tahun baru berlalu dengan cepat sekali.
Esok paginya,aku bangun lebih dulu sementara Pina masih tertidur.Kubangunkan dia dgn maksud mengajaknya mandi.Kunyalakan handycam di kamar mandi,lalu kugendong Pina menuju shower.Kami pun mandi sambil berpelukan,lalu kami saling menyabuni satu sama lain dengan mesranya.Setelah kami berpakaian rapi,kami ke lantai bawah untuk ketemu dengan Rommy,Indri,dan Anita.”Ciee,ada pengantin baru nih di kampus kita.”,ledek Rommy padaku.Aku hanya tersipu malu mendengarnya.Lalu aku dan Rommy menjelaskan semuanya pada ketiga gadis tersebut.Mereka sempat marah dan takut jika videonya beredar ke masyarakat.Tetapi kami berhasil meyakinkan mereka agar tidak khawatir.Setelah berbenah,kamipun kembali ke Jakarta dan ke rumah masing2.
Setelah kejadian itu,aku dan Pina menjadi semakin dekat.Bahkan anak2 di kampus bilang kami berdua seperti perangko saja.Aku selalu memangku Pina saat jam istirahat.Tidak jarang kami bermesraan di kampus.Kami resmi pacaran sejak saat itu,bahkan kami berencana akan menikah tahun depan jika memungkinkan.Aku jadi sering berkunjung ke tempat kos Pina dan menginap disana,yah kalian tahu deh apa yg kami lakukan disana beduaan,he he.Namun nasib berkata lain untuk Rommy,Indri,dan Anita.Video cabul mereka tak sengaja tersebar ke masyarakat,sehingga mereka harus berhenti kuliah dan berpisah ke luar kota untuk menghindari polisi dan sorotan publik.Untung saja aku membuat video cabulku dgn handycam sendiri,seh
Share:
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Copyright © ceritasexindo | Powered by cerita sex indo Design by TOTOPREDIKSI | Blogger Theme by Ceritasexindo